Banyak makanan yang dapat menguatkan
kondisi liver atau hati anda, bahkan dengan khasiat yang lebih dari
sekedar penguat hati anda. Misalnya mencegah kanker. Makanan-makanan
dibawah ini misalnya dengan khasiat yang luar biasa bila dikonsumsi
secara teratur. Semua sangat umum kita temukan kecuali salmon dan
blueberry yang agak susah untuk mendapatkan yang masih segar. Kita lihat
manfaat dan khasiat makanan berikut:
1. Blueberry
1. Blueberry
Blueberry
tidak hanya enak, tapi juga kaya akan antioksidan. Antioksidan yang ada
pada blueberry dipercaya dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL)
di dinding darah yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dan
stroke. Sebuah studi menunjukkan bahwa blueberry merupakan antioksidan
nomor 1 ketika dikombinasikan dengan 40 jenis buah dan sayuran segar.
Konon blueberry adalah salah satu asupan
paling sehat di muka bumi. Buah ini mengalahkan 39 buah dan sayuran lain
karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan
blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh– gejala
yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan
timbulnya kanker. Sebuah penelitian menemukan, tikus yang mengonsumsi
blueberry lebih fokus dan cerdas dibanding tikus yang tidak melahap buah
ini. Antioksidan mampu menetralisir sisa metabolisme yang biasa kita
kenal dnegan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker dan penyakit
degeneratif lainnya. Anthocyanin, antioksidan yang dapat memberikan
keuntungan bagi kesehatan Anda. Zat ini juga dapat Anda temukan di
blackberries, raspberries hitam, blackcurrants, dan anggur merah.
2. Salmon
Daging
ikan salmon memiliki kandungan lemak sehat, yakni yang biasa kita sebut
dengan asam lemak omega-3. Minyak ikan seperti salmon, juga terdapat
pada ikan mackarel, herring, dan sardines. Lemak ini dipercaya dapat
mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan cara menurunkan tingkat
triglyceride (lemak darah yang berhubungan dengan penyakit jantung dan
diabetes) di dalam tubuh. American Heart Association (AHA)
merekomendasikan untuk mengonsumsi ikan paling tidak dua kali seminggu.
3. Protein Kedelai
Kedelai
kaya akan asam lemak omega-3, protein, vitamin, dan mineral. Selain
itu, kedelai juga bisa menjadi alternatif pengganti menu daging merah.
Keuntungan lainnya, kedelai juga rendah lemak dan kaya akan serat yang
tidak ada pada daging. Sebuah studi menunjukkan, orang dengan kolesterol
yang tinggi ketika mengonsumsi kedelai yang dikombinasikan diet rendah
lemak, dapat menurunkan kolesterol. AHA dan FDA merekomendasikan untuk
mengonsumsi kedelai sekitar 28 gram perhari. Anda juga bisa mengonsumsi
produk-produk kacang kedelai seperti susu kedelai, tahu, tempe, sereal
yang difortifikasi, atau tepung kedelai.
4. Oatmeal
Setengah
cangkir oatmeal perhari mengandung sekitar 130 kalori dan 5 gram serat
yang menyehatkan jantung yang dapat membantu Anda menurunkan kadar
kolesterol dan menjaga berat badan Anda ke level yang mneyehatkan.
Keuntungan lain dari mengonsumsi oatmeal adalah sifatnya yang membuat Anda kenyang dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain oatmeal, Anda juga bisa mengonsumsi produk gandum utuh lain seperti pasta dan roti gandum.
Keuntungan lain dari mengonsumsi oatmeal adalah sifatnya yang membuat Anda kenyang dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain oatmeal, Anda juga bisa mengonsumsi produk gandum utuh lain seperti pasta dan roti gandum.
5. Bayam
Sayuran
dengan warna daun hijau tua ini kaya akan vitamin, mineral, dan
antioksidan yang dapat menangkal penyakit kardiovaskular. Bayam juga
mengandung asam lemak omega-3. Selain itu, bayam juga kaya akan folat
yang dapat mengurangi kadar asam amino homocyestine yang dapat
meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dalam darah. Daun bayam kaya
dengan nutrisi, salah satunya adalah zat besi yang diperlukan tubuh
untuk merangsang pembentukan sel-sel darah merah. Menyantap sayur bayam
sama artinya dengan melindungi diri dari gejala-gejala penyakit kurang
darah yang membuat tubuh menjadi lemas.
Suatu studi di Amerika Serikat
membuktikan, bayam mampu mengurangi risiko terserang tumor di bagian
perut, kulit, paru-paru, prostat dan kandung kemih. Penelitian ini
sendiri dilakukan terhadap 1200 orang, dengan usia diatas 66 tahun.
Hasilnya, mereka yang banyak mengkonsumsi sayuran kaya karoten seperti
bayam, berkurang risikonya terkena kanker hingga dua pertiga kali,
dibanding mereka yang kurang suka mengkonsumsi sayuran.
6. Buah Pear / Pir
Manfaat terbesar buah pir terdapat pada
kulitnya. Karena itu, sebaiknya tidak mengupas kulit pir jika Anda ingin
mengonsumsinya. Kebanyakan serat yang terkandung di pir terdapat di
kulitnya, termasuk quercetin, yakni zat antioksidan dan flavonoid yang
memiliki efek antiradang. Meski zat tersebut tak sebanyak yang dimiliki
apel dan bawang bombai, namun masih merupakan nutrien yang baik dari
pir. Selain itu, buah pir juga memiliki folat, yang telah terbukti bisa
mencegah cacat pada saraf bayi. Maka wanita yang hamil disarankan untuk
mengonsumsi buah pir. Mereka yang memiliki masalah dengan alergi makanan
amat disarankan untuk mengonsumsi buah pir karena aman dan tidak
mencetuskan reaksi alergi. Pir juga disarankan sebagai buah pertama yang
diberikan kepada anak-anak karena dinilai hipoalergenik.
Saat akan memilih buah pir, pilihlah yang tidak memar (biru karena terantuk), terpotong, sudah berwarna kecoklatan, atau pun yang terlihat masih muda. Pir yang sudah cukup matang akan terasa lembut ketika ditekan dengan jari. Jika Anda membeli buah pir dan baru akan mengonsumsinya beberapa hari setelah dibeli, pilihlah yang masih keras. Begitu pun jika Anda akan menggunakannya untuk dibuat bahan kue panggang. Buah pir yang sudah matang harus dikonsumsi dalam waktu sehari atau dua hari. Mengkonsumsi buah Pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.
Saat akan memilih buah pir, pilihlah yang tidak memar (biru karena terantuk), terpotong, sudah berwarna kecoklatan, atau pun yang terlihat masih muda. Pir yang sudah cukup matang akan terasa lembut ketika ditekan dengan jari. Jika Anda membeli buah pir dan baru akan mengonsumsinya beberapa hari setelah dibeli, pilihlah yang masih keras. Begitu pun jika Anda akan menggunakannya untuk dibuat bahan kue panggang. Buah pir yang sudah matang harus dikonsumsi dalam waktu sehari atau dua hari. Mengkonsumsi buah Pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.
7. Wortel
Wortel adalah salah satu makanan yang
mempunyai segudang khasiat dan juga detoksifikasi yang dapat
membersihakan dan mengatur ketidakseimbangan dalam tubuh. Manfaat wortel
yang dipercaya dapat meningkatkan kemampuan penglihatan juga mungkin
terbukti benar.
Wortel sangat bermanfaat untuk membersihkan dan menguatkan hati, organ tubuh paling utama dalam detoksifikasi, sehingga dapat meningkatkan semua fungsi sistem tubuh yang terkait. Namun, jangan mengonsumsi lebih dari tiga wortel dalam sehari. Untuk membuat jus, gunakan tidak lebih dari dua wortel dan campurlah dengan apel atau sayuran yang lain. Memakan terlalu banyak sari wortel membuat kulit menjadi oranye.
Wortel adalah gudang beta-karoten, yang berguna untuk membantu sistem kekebalan, sistem pencernaan, saluran pernapasan, serta membangun gigi, rambut, dan tulang yang kuat. Beta-karoten juga mempunyai efek penyembuhan terhadap kulit, terutama terhadap eksim, infeksi kulit, dan jerawat, serta dapat memperbaiki warna kulit jika diminum sebagai sari buah bersama apel. Beta-karoten juga dapat membantu meningkatkan penglihatan pada malam hari dan membuat mata menjadi sehat.
Wortel sangat bermanfaat untuk membersihkan dan menguatkan hati, organ tubuh paling utama dalam detoksifikasi, sehingga dapat meningkatkan semua fungsi sistem tubuh yang terkait. Namun, jangan mengonsumsi lebih dari tiga wortel dalam sehari. Untuk membuat jus, gunakan tidak lebih dari dua wortel dan campurlah dengan apel atau sayuran yang lain. Memakan terlalu banyak sari wortel membuat kulit menjadi oranye.
Wortel adalah gudang beta-karoten, yang berguna untuk membantu sistem kekebalan, sistem pencernaan, saluran pernapasan, serta membangun gigi, rambut, dan tulang yang kuat. Beta-karoten juga mempunyai efek penyembuhan terhadap kulit, terutama terhadap eksim, infeksi kulit, dan jerawat, serta dapat memperbaiki warna kulit jika diminum sebagai sari buah bersama apel. Beta-karoten juga dapat membantu meningkatkan penglihatan pada malam hari dan membuat mata menjadi sehat.






Comments
Post a Comment
Berikan komentar Anda, dengan bantuan Anda kami tetap ada