Bosan dengan sayuran hijau yang tumbuh di daratan? Saatnya mencicipi sayuran laut dengan citarasa gurih dan tentunya kaya gizi. Selama ini Anda mungkin lebih sering mengonsumsi sayuran laut dalam sajian sushi, yaitu nori.
Sebenarnya, ada ragam tumbuhan lain yang rasanya tak kalah nikmat dengan nori. Nutrisinya sangat tinggi dan bisa dijadikan cemilan. Penelitian 2010 juga membuktikan, mengonsumsi ganggang dapat mengurangi tingkat penyerapan lemak hingga 75 persen. Hal tersebut berkat efek penghambatan pada enzim pencernaan yang disebut lipase. Jadi, sangat pas bagi Anda yang ingin mengurangi lemak tubuh.
Sebenarnya, ada ragam tumbuhan lain yang rasanya tak kalah nikmat dengan nori. Nutrisinya sangat tinggi dan bisa dijadikan cemilan. Penelitian 2010 juga membuktikan, mengonsumsi ganggang dapat mengurangi tingkat penyerapan lemak hingga 75 persen. Hal tersebut berkat efek penghambatan pada enzim pencernaan yang disebut lipase. Jadi, sangat pas bagi Anda yang ingin mengurangi lemak tubuh.
Istilah `rumput Laut’ sebenarnya tidak tepat karena secara botani alga tidak termasuk golongan rumput-rumputan (graminae). Istilah lain yaitu agar-agar, merupakan sebutan untuk jenis alga berdasarkan kandungan kimianya. Di perairan pantai Pulau Jawa, yang disebut agar atau ager adalah jenis Gracilaria verrucosa yang memang mengandung agar. Rumput laut juga bisa dimakan sebagai sayuran. Lebih dari 50 spesies rumput laut Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai sayuran.
Rumput laut atau sea weeds secara ilmiah dikenal dengan istilah alga atau ganggang. rumput laut termasuk salah satu anggota alga yang merupakan tumbuhan berklorofil. Dilihat dari ukurannya, rumput laut terdiri dari jenis mikroskopik dan makroskopik. Jenis makroskopik inilah yang sehari-hari kita kenal sebagai rumput laut.
Berdasar pigmen (zat warna) yang dikandungnya, alga atau ganggang dikelompokkan menjadi empat kelas, yaitu Rhodophyceae (ganggang merah), Phaeophyceae (ganggang cokelat), Chlorophyceae (ganggang hijau), dan Cyanophyceae (ganggang biru). Rumput laut termasuk dalam jenis ganggang cokelat dan ganggang merah. Alga cokelat hidup di perairan yang dingin, sedangkan alga merah hidup di daerah tropis. Alga hijau dan alga biru banyak hidup dan berkembang di air tawar. Namun, jenis ini kurang mempunyai arti sebagai bahan makanan. Sebaliknya, alga cokelat dan alga merah cukup penting sebagai bahan pangan dan non-pangan.
Seluruh bagian tanaman yang dapat menyerupai akar, batang, daun, atau buah, semuanya disebut talus. Bentuk talus ini beragam, ada yang bulat seperti tabung, pipih, gepeng, bulat seperti kantong, atau ada juga yang seperti rambut. Susunan talus terdiri dari satu sel dan banyak sel.
Percabangan talus ada yang dichotomous (dua-dua terus-menerus), pinnate (dua-dua berlawanan sepanjang talus utama), pectinate (berderet searah pada satu sisi talus utama), ferticillate (berpusat melingkari aksis atau batang utama), dan yang sederhana tanpa percabangan. Sifat substansi talus juga bervariasi, ada yang gelatinous (lunak seperti gelatin), calcareous (keras diliputi atau mengandung zat kapur), cartilagenous (seperti tulang rawan), dan spongious (berserabut). Semua sifat talus itu membantu dalam pengenalan jenis atau pengklasifikasian spesies
1. Wakame (undaria pinnatifida)

Gillian McKeith, PhD, penulis buku "You Are What You Eat Cookbook" menyebut kalau wakame adalah rumput laut teruntuk wanita. Itu karena, seperti dilansir dari Oprah.com, kandungan kalsium dan magnesiumnya sangat tinggi yang sangat baik untuk mencegah osteoporosis. Pigmen wakame, fucoxanthin, diketahui meningkatkan resistensi insulin yang bagus untuk kestabilan kadar gula darah.
2. Nori (porphyra species)

Di antara flora laut, nori adalah yang paling kaya kandungan proteinnya. Satu lembar memiliki serat sebanyak secangkir bayam mentah dan kandungan asam lemak omega tiga-nya, setara secangkir avokad. Nori mengandung vitamin C , B12 dan senyawa taurin, yang membantu mengontrol kolesterol.
3. Kombu (laminaria japonica)

Kombu merupakan sumber yodium, yang diperlukan untuk memproduksi hormon tiroid mengontrol metabolisme. Kandungan fucoidan juga tinggi, ini adalah zat fitokimia yang bertindak sebagai antikoagulan, yaitu pembentukan gumpalan dalam pembuluh darah.
4. Arame (eisenia bicyclis)

Merupakan sumber potasium, jenis mineral yang sangat populer di kalangan atlet untuk mencegah kram otot. Penelitian telah menunjukkan bahwa arame memiliki sifat antivirus dan mencegah obesitas.
Sumber: life.viva.co.id, coremap.or.id

Comments
Post a Comment
Berikan komentar Anda, dengan bantuan Anda kami tetap ada